Lompat ke isi utama

Berita

Penguatan Literasi Demokrasi Bawaslu Tuban Diadakan Online, Akademisi UNIROW Ingatkan Bahaya Voter Fatigue Akibat Pemilu Berulang

Sri Musrifah

Kaprodi Ilmu Politik FISIP Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban, Sri Musrifah, S.IP., M.IP. Saat Menjadi Narasumber dalam Kegiatan Literasi Demokrasi Bawaslu Kabupaten Tuban, Sabtu (13/12/2025) 

Tuban – Kaprodi Ilmu Politik FISIP Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban, Sri Musrifah, S.IP., M.IP., menilai fenomena keletihan pemilih (voter fatigue) sebagai tantangan serius dalam demokrasi modern, terutama ketika masyarakat dihadapkan pada pemilu berulang dengan intensitas yang tinggi. Hal itu ia sampaikan dalam forum Penguatan Literasi Demokrasi bertema “Pemilu Lokal dan Nasional: Meningkatkan Kualitas Partisipasi Pemilih atau Menambah Keletihan Pemilih?” yang diselenggarakan secara online oleh Bawaslu Kabupaten Tuban di hari Sabtu (13/12/2025). 

“Pemilu lokal dan nasional memiliki logika politik yang berbeda. Jika tidak dikelola dengan baik, masyarakat bisa mengalami kejenuhan politik yang berdampak pada menurunnya kualitas partisipasi, meningkatnya sikap apatis, bahkan pragmatisme politik,” jelas Sri Musrifah.

Menurutnya, kualitas demokrasi harus diukur dari sejauh mana pemilih terlibat secara sadar dan kritis dalam proses politik. Oleh karena itu, sinergi antara penyelenggara pemilu, pengawas pemilu, akademisi, dan masyarakat sipil menjadi sangat penting untuk membangun partisipasi pemilih yang bermakna.

Melalui forum yang kali ini menggandeng akademisi, penyelenggara pemilu bahkan hingga pihak media ini, Bawaslu Kabupaten Tuban berharap bahwa api literasi demokrasi dapat terus dikobarkan. 

Penulis: Bella
Editor: Humas Bawaslu Tuban