Ngabuburit Pengawasan RI, Bawaslu Tuban Perkuat Pengawasan Pilkada yang Inklusif
|
Tuban – Bawaslu Kabupaten Tuban mengikuti kegiatan Ngabuburit Pengawasan Bawaslu RI edisi ke-11 yang disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube pada Selasa, 18 Maret 2025. Kegiatan ini mengangkat tema “Menajamkan Spiritualitas Pengawasan Melalui Evaluasi dan Rekomendasi Pilkada yang Bermartabat dalam Perspektif Kelompok Disabilitas.”
Forum ini menghadirkan dua narasumber dari komunitas disabilitas nasional, yakni Norman Yulian, Ketua Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI), dan Ariyani Sukanwo, Ketua PPUA Disabilitas. Keduanya menyampaikan pandangan kritis terkait pelaksanaan Pilkada, khususnya dalam memastikan pemenuhan hak politik penyandang disabilitas secara setara dan bermartabat.
Dalam diskusi tersebut, para narasumber menekankan bahwa pengawasan Pilkada tidak hanya berkaitan dengan kepatuhan terhadap regulasi, tetapi juga menyangkut penghormatan terhadap nilai-nilai kemanusiaan, inklusivitas, dan keadilan bagi seluruh pemilih, termasuk kelompok disabilitas.
Bawaslu Kabupaten Tuban menilai kegiatan ini sebagai ruang penting untuk memperkaya perspektif pengawasan partisipatif. Masukan dari komunitas disabilitas memberikan sudut pandang yang lebih mendalam mengenai berbagai hambatan yang masih dihadapi penyandang disabilitas dalam mengakses proses pemilihan, baik dari sisi informasi, fasilitas, maupun layanan kepemiluan.
Melalui Ngabuburit Pengawasan ini, Bawaslu Tuban menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pengawasan Pilkada yang lebih inklusif, ramah disabilitas, dan menjunjung tinggi martabat setiap warga negara sebagai pemilih. Forum ini juga menjadi bagian dari upaya reflektif dalam merumuskan rekomendasi penguatan pengawasan pada pemilihan yang akan datang.
Penulis: Toifurrohim