Bawaslu Tuban Dalami Pola Karier Jabatan Fungsional, Bahas Kompetensi hingga Angka Kredit
|
Tuban — Pengembangan karier aparatur menjadi perhatian Bawaslu Kabupaten Tuban melalui keikutsertaan dalam Klinik Jabatan Fungsional (JF) Volume 3 yang diselenggarakan Bawaslu Republik Indonesia secara daring, Jumat (10/7/2026). Mengangkat tema “Pola Karier Jabatan Fungsional”, kegiatan tersebut membahas pengembangan kompetensi dan jenjang karier aparatur di lingkungan Bawaslu.
Pembahasan diarahkan pada bagaimana pejabat fungsional dapat mengembangkan karier berdasarkan kompetensi dan ketentuan yang berlaku. Peserta mendapatkan pemahaman mengenai mekanisme pengembangan kompetensi, jenjang karier, serta pembinaan jabatan fungsional.
Salah satu materi yang menjadi perhatian ialah pemenuhan angka kredit sebagai bagian dari pengembangan karier pejabat fungsional. Kapasitas aparatur juga menjadi bagian dari pembahasan, terutama untuk memastikan pengembangan karier berjalan sejalan dengan kebutuhan organisasi.
Klinik JF Volume 3 tidak hanya berlangsung sebagai penyampaian materi. Forum tersebut juga menjadi ruang konsultasi dan diskusi bagi jajaran Bawaslu untuk menyamakan pemahaman mengenai penerapan kebijakan jabatan fungsional.
Bagi Bawaslu Kabupaten Tuban, penguatan pemahaman mengenai pola karier diperlukan agar pengelolaan sumber daya manusia tidak berhenti pada pemenuhan administrasi kepegawaian. Pengembangan kompetensi dan karier aparatur perlu berjalan secara berkelanjutan sesuai bidang tugas dan kebutuhan organisasi.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Bawaslu Kabupaten Tuban memperkuat profesionalisme aparatur sekaligus mendukung peningkatan kualitas kinerja organisasi.
Penulis: M. Nurshodiq