Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Tuban Terima Konsultasi Mahasiswi Unirow Jelang Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu

Konsultasi Unirow 22 Juli 2026

Foto: Konsultasi mahasiswa Unirow terkait pelaksanaan Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu (PHP) VI Antar Perguruan Tinggi Tahun 2026 oleh Bawaslu RI, Rabu (22/7/2026)

Tuban – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tuban menerima kunjungan mahasiswi Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban, dalam rangka konsultasi dan pendalaman materi menjelang pelaksanaan Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu (PHP) VI Antar Perguruan Tinggi Tahun 2026, yang diselenggarakan oleh Bawaslu RI.

Dengan tema "Penguatan Lembaga Bawaslu Dalam Penegakan Hukum Pemilu”, konsultasi difokuskan pada pembahasan mosi debat, yaitu "Pemisahan Fungsi Pengawasan dan Fungsi Memutus Sengketa dalam Struktur Kelembagaan Bawaslu”.

Mosi tersebut mengangkat isu kelembagaan yang menjadi perhatian dalam penyelenggaraan Pemilu, khususnya terkait efektivitas pelaksanaan fungsi pengawasan serta kewenangan Bawaslu dalam menyelesaikan sengketa proses Pemilu.

Dalam kegiatan tersebut Anggota Bawaslu Tuban, Mochamad Sudarsono, menjelaskan kaitannya dengan tugas, fungsi dan kewenangan Bawaslu sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan, sekaligus menjelaskan perkembangan kelembagaan Bawaslu dalam sistem penyelenggaraan Pemilu di Indonesia.

Ia menekankan, bahwa konsultasi ini tidak dimaksudkan untuk mengarahkan peserta pada posisi pro maupun kontra terhadap mosi yang diperdebatkan.

“Kawan-kawan bebas bisa memilih pro maupun kontra, yang terpenting dapat melihat suatu persoalan dari berbagai perspektif sehingga dapat menyampaikan argumentasi yang kritis, logis dan tetap berlandaskan prinsip-prinsip hukum serta demokrasi,” ujarnya kepada para mahasiswa di kantor Bawaslu, Rabu (22/7/2026)

Nonok sapaan akrabnya menambahkan, pada kegiatan tersebut bahwa para calon peserta nantinya dapat mengirimkan karya ilmiahnya di link pendaftaran yang tertera pada ketentuan lomba sekaligus mengirim video presentasi.

Melalui kegiatan ini, ia berharap Bawaslu Tuban dapat memberikan kontribusi positif menjelang ajang persiapan kompetisi, serta diskusi ini juga diharapkan mampu menumbuhkan budaya berpikir kritis, argumentatif, dan berbasis hukum di kalangan generasi muda.

Bawaslu Tuban berkomitmen untuk terus membuka ruang dialog dan kolaborasi dengan perguruan tinggi sebagai bagian dari upaya meningkatkan literasi demokrasi dan kepemiluan.

"Sinergi antara Bawaslu dan dunia akademik diharapkan dapat melahirkan sumber daya manusia yang memiliki integritas, pemahaman hukum yang kuat, serta kepedulian terhadap penguatan sistem demokrasi penyelenggaraan Pemilu yang berintegritas," pungkasnya.

Penulis: Hida Hikma
Foto: Dimas Arief