Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Tuban dan FISIP Unirow Luncurkan Aplikasi Pojok Literasi Demokrasi Digital

Launching Pojok Literasi Demokrasi

Foto: Dari kanan Anggota Bawaslu Tuban, Dr. Nabrisi Rohid, M.Pd., M.M., Ketua Bawaslu Tuban, M. Arifin, M.Sos, Dekan Fisip Unirow Tuban, Setya Irawatiningrum, S.Sos., M.I.Kom., dan Rektor Unirow Tuban, Prof. Dr. Warli, M.Pd. saat acara launching Aplikasi Pojok Literasi Demokrasi Digital hasil kerjasama dengan Fisip Unirow Tuban, Rabu (15/4/2026).

Tuban — Bawaslu Kabupaten Tuban melaksanakan kegiatan konsolidasi demokrasi bersama Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban sebagai bagian dari upaya strategis dalam penguatan literasi demokrasi di tengah masyarakat, khususnya dalam menghadapi dinamika era digital. Kegiatan tersebut berlangsung di ruang rapat lantai 2 Gedung Rektorat Unirow Tuban, Rabu (15/4/2026).

Kegiatan ini ditandai dengan peluncuran Aplikasi Pojok Literasi Demokrasi Digital sebagai inovasi kolaboratif yang diharapkan menjadi sarana edukasi yang informatif, sistematis, dan berkelanjutan bagi masyarakat maupun kalangan akademisi.

Aplikasi ini dirancang untuk mendukung pemahaman publik terkait nilai-nilai demokrasi, pengawasan partisipatif, serta urgensi keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga kualitas penyelenggaraan pemilu.

Melalui peluncuran aplikasi tersebut, Bawaslu Kabupaten Tuban menegaskan komitmennya untuk terus mendorong peningkatan kesadaran politik masyarakat yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab.

Kolaborasi ini juga menjadi langkah konkret dalam memperkuat sinergi antara lembaga pengawas pemilu dan dunia akademik dalam membangun ekosistem demokrasi yang berintegritas, akuntabel, dan berkelanjutan.

Bawaslu Kabupaten Tuban memandang penguatan literasi demokrasi sebagai bagian penting dari strategi pencegahan, khususnya dalam menghadapi tantangan disinformasi, polarisasi, serta berbagai dinamika digital yang berpotensi memengaruhi kualitas demokrasi.

Ke depan, Aplikasi Pojok Literasi Demokrasi Digital diharapkan dapat menjadi ruang belajar bersama yang tidak hanya mendekatkan masyarakat pada isu-isu demokrasi dan kepemiluan, tetapi juga memperkuat budaya pengawasan partisipatif berbasis pengetahuan dan teknologi.

Penulis: TR
Fotografer: M Nurshodiq